Pengalaman Interview Kerja Pertama Kali, Gimana Ya Rasanya ?

kata bijak berkelas motivasi untuk diri sendiri

kata bijak berkelas motivasi untuk diri sendiri

Hai hai, apa kabar semua? masa pandemi seperti sekarang ini pasti banyak sekali yang bingung mencari pekerjaan bukan? Apalagi banyak yang dirumahkan karena kondisi ekonomi yang belum kondusif. Sedih dan tertekan pasti itu yang ada di benak kalian. Hal itu juga aku rasakan selama beberapa tahun belakangan. Terkadang, aku berusaha untuk sedikit memberi diri motivasi dengan melihat foto-foto inspirasional dengan caption bijak berkelas dari para motivator dan pengusaha sukses di sosial media. Seiring berjalan waktu, aku pun merasa sudah saatnya untuk coba keluar dari zona nyaman dan kembali bangkit mencari pekerjaan. Nah, jujur selama ini aku hanya mengkalianlkan uang sehari-hari dari berjualan online yang pasang surut. Untuk mengembangkan bisnis kecil yang aku buka, aku pun mencoba untuk melamar pekerjaan untuk mengumpulkan modal.

Pertama, aku mencoba untuk mencari info-info tentang lowongan pekerjaan di daerahku. Sayangnya, pekerjaan yang ada mengharuskan pelamarnya untuk memiliki pengalaman kerja setidaknya satu tahun dan aku sama sekali belum memiliki pengalaman kerja. Setiap hari, aku selalu melihat iklan dan mencari pekerjaan secara online sambil mengisi diri dengan mengikuti beberapa pelatihan online. Setelah sekian lama, akhirnya aku menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kualifikasi yang aku punya. Tanpa pikir panjang, aku langsung mengirimkan lamaran ke tempat itu. Beberapa hari sudah berlalu, tetapi aku tidak menerima panggilan dari pihak perusahaan itu. Akhirnya, aku kembali mencari-mencari pekerjaan hingga larut malam.

Keesokan harinya, hpku pun berbunyi dan senangnya ternyata itu merupakan panggilan interview untukku besok. Setelah menerima telepon, aku menyiapkan pakaian dan latihan interview agar siap dengan pertanyaan-pertanyaan dari pihak perusahaan.

Hari H tiba dan aku datang lebih awal. Jujur, rasanya sangat gugup karena ini pengalaman interview pertama kali setelah aku lulus kuliah. Beberapa menit menunggu, aku pun dipanggil masuk dan…….. ternyata proses interview berlangsung santai tidak setegang yang aku bayangkan sebelumnya. Saat itu, aku merasa yakin dan merasa sudah menjawab semua pertanyaan dengan baik.

Selang seminggu, aku terus menanti panggilan hasil interview dan sama sekali tidak ada kabar. Hari itu pun aku sadar bahwa memang bukan akulah orang yang mereka cari untuk posisi pekerjaan yang aku lamar. Sedih tapi aku ingat kata bijak berkelas yang pernah aku baca jika semua terjadi pasti karena sebuah alasan. Jika tidak hari ini mungkin nanti aku akan mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik.

Mengenal Lebih Dekat Quarter Life Crisis

kata bijak singkat bermakna sebagai inpirasi kehidupan

“Jalanilah hidupmu hari ini” kita sering sekali mendengar kata bijak singkat bermakna ini apabila kita sedang merasa khawatir dan sedih karena sesuatu hal. Pasalnya, saat ini orang-orang yang sering merasakan kekhawatiran justru datang dari mereka yang berusia 20an. Sebenarnya fenomena ini bukanlah hal yang langka, melainkan mereka sedang mengalami quarter life crisis. Belakangan ini memang banyak orang yang membahasa tentang quarter life crisis baik di berita maupun sosial media. Sebenarnya apa itu quarter life crisis? Dari namanya saja kita sudah bisa melihat jika mengarah pada suatu kondisi krisis. Namun di sini krisis yang dimaksud adalah krisis emosional dimana melibatkan perasaan ragu pada diri sendiri, cemas, khawatir, bingung, sedih, takut akan kegagalan dan merasa kurang motivasi. Biasanya QLC ini muncul karena seseorang sedang mengalami permasalahan finansial dan kondisi mental yang tidak stabil. Continue reading “Mengenal Lebih Dekat Quarter Life Crisis”

Cinta dan Kopi

kata mutiara tentang kopi bijak dan cinta

Bicara cinta memang tidak akan ada habisnya. Setiap insan pasti mendambakan cinta yang penuh dengan kebahagiaan. Seiring dewasanya seseorang, mereka akan mulai untuk mencari cinta sejati dimana tidak lagi sekedar mengumbar kata cinta melainkan komitmen. Sayangnya, untuk mencari cinta sejati ini terkadang kita perlu melalui kisah cinta yang memilukan sebelum akhirnya bersatu dengan teman hidup yang memang ditakdirkan untuk kita. Sama halnya seperti minum kopi, untuk merasakan nikmatnya kopi kita harus berani untuk menelan rasa pahitnya terlebih dahulu. kata mutiara tentang kopi ini sama persis halnya dengan cinta dimana jika kita ingin menjalin hubungan yang bahagia, kita harus berani menerima resikonya baik resiko terburuk sekalipun. Kehidupan cinta setiap orang tentu berbeda. Ada yang bertemu sekali dan menikah, ada yang harus mencoba menjalin hubungan baru untuk sekian kalinya, dan ada juga yang bertemu di saat yang tidak terduga dan tidak diharapkan.

kata mutiara tentang kopi bijak dan cinta

Pasangan hidup tidak akan bisa ditebak. Entah siapa orangnya, entah bagaimana kita akan bertemu dan kapan pertemuan itu akan terjadi. Hanya saja, kita bisa menentukan apakah orang itu memang layak diperjuangkan atau tidak. Pasalnya dalam percintaan, banyak orang yang sulit untuk mengontrol perasaan dan logika mereka untuk sejalan. Bagi mereka yang sangat mendambakan cinta, pasti akan melupakan logikanya. Tak heran jika banyak orang yang berusaha untuk memberikan yang terbaik, menjadi yang terbaik untuk bisa merasa pantas dicintai oleh orang yang disayang. Padahal, sama dengan halnya kopi. Kopi yang pait akan selalu menemukan penikmatnya. Kata kata bijak tentang kopi ini mengajarkan kita tentang satu hal. Apa adanya. Sekalipun kita tidak sempurna dan memiliki sisi gelap tersendiri, tetapi pasti akan ada 1 orang yang tepat nantinya yang akan menerima kita apa adanya.

Mengusahakan yang terbaik dalam cinta bukanlah hal yang salah. Yang salah adalah saat kita hanya terfokus untuk menjadi yang terbaik bagi orang lain tanpa mencintai diri kita sendiri terlebih dahulu. Hubungan yang baik adalah dimana 2 orang saling berjuang untuk bertahan dalam menjalani hubungan itu. Jika hanya satu orang yang berjuang keras dalam sebuah hubungan, bukan hal yang tidak mungkin jika hubungan itu pasti akan berakhir tidak baik. Sama seperti kopi, terlalu banyak gula juga akan merusak rasa asli kopi itu. Cinta pun juga sama. Terlalu banyak mengumbar kasih sayang juga tidak akan menjamin hubungan itu akan berjalan baik-baik saja. Yang terjadi hanyalah, kita hanya akan semakin kehilangan diri kita sendiri karena sibuk membahagiakan orang lain. Itulah mengapa, jika kita ingin menjalin hubungan yang sehat dan serius, cinta itu adalah soal saling memberi. Memberi perhatian, kasih sayang, dan kepedulian dengan jumlah yang sama. Mencintai bukan perihal siapa yang paling cinta, siapa yang paling berjuang melainkan bagaimana dua orang saling berkomitmen untuk bertahan terlepas dari baik dan buruk. Ingatlah, kopi tetap dicintai tanpa menyembunyikan pahitnya diri.