Haruskah Beralih Dari PES ke FIFA?

Pertumbuhan game PC belakangan kini kian meningkat di pasaran. Para gamers khususnya pasti akan selalu update dengan perkembangan game yang tengah trend saat ini. Salah satu game yang selalu berhasil mencuri perhatian para gamers adalah game sepakbola seperti PES dan FIFA. Kebanyakan orang memang cenderung untuk download game PC ringan seperti dua game tersebut karena tidak berat untuk dimainkan baik pada komputer maupun laptop pribadi. Dua game ini terbilang bersaing cukup ketat karena sama-sama game yang mengambil tema sepak bola. Sebelum kemunculan FIFA, PES memang lebih banyak dimainkan oleh para gamers karena mampu menampilkan opsi-opsi mode game yang bervariasi untuk dimainkan bersama teman. Namun sejak munculnya FIFA, tingkat kepopuleran PES bisa dikatakan semakin menurun.

Hal ini disebabkan karena FIFA mampu menghadirkan sesuatu yang lebih baik seperti efek pencahayaan dan efek animasi yang bagus. Berbeda dengan PES yang jauh lebih memfokuskan fokus detail pada detail wajah pemain. Selain itu, ada pula fitur game yang selalu diperbarui oleh pihak FIFA yaitu mulai dari mode 50/50, Timed Finishing, hingga mode Liga Champions dan Liga Eropa. Perlu diketahui jika 50/50 battle memungkinkan pemainnya untuk mendapatkan bola di luar jangkuan dengan perbandingan yang setara. Untuk Timed Finishing dapat digunakan untuk melakukan tendangan ke arah gawang sebanyak dua kali tentu dengan waktu yang sudah ditentukan.

Tidak berhenti sampai disana, FIFA juga berusaha keras untuk bersaing dengan PES dengan memunculkan sebuah sistem baru yang bernama sistem ‘Active Touch’. Sistem ini baru-baru ini diperkenalkan oleh pihak FIFA untuk versi terbarunya. Untuk gamers yang gemar untuk download game PC terbaru, tentu sudah mencoba FIFA versi 2019 yang merupakan versi teranyar dari game PC ini. Sistem ini dikeluarkan oleh FIFA karena selain untuk meningkatkan performa game, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas para pemain. Dengan adanya sistem tersebut, maka akan lebih mencerminkan kepribadian dan kreativitas Hubbers, serta meningkatkan pergerakan permainan. Bahkan dengan sistem ini, para pemain dapat menentukan gerak putar tubuh karakter, menentukan arah dan jalur penerimaan bola dan mengendalikan langkah karakter dengan sempurna sehingga terkesan lebih leluasa dalam memainkan karakter.

Mengingat efek animasi dan sistem FIFA yang lebih unggul, tentu PES akan sedikit terancam. Namun bukan berarti PES adalah game yang buruk. Bagaimana pun setiap game pasti memiliki kekurangan serta kelebihan yang secara keseluruhan masih dapat diterima di pasaran selama tetap dilakukan pembaruan secara berkala.